Jumat, 02 April 2010

PETA PENYEBARAN MANUSIA PURBA DI INDONESIA

Pithecantropus pertama kali muncul di afrika, kemudian berjalan melintasi ekuator dan menuju Indonesia. Sesampainya di Indonesia mengembangkan kebudayaan paleolithikum yang fosil dan alat-alatnya banyak ditemukan di lembah sungai bengawan solo.,trinil,ngandong, dan sangiran. Pithecantropus yang dating dari afrika ini bukan nenek moyang bangsa Indonesia namun yang menjadi nenek moyang adalah homo soloensis dan wajakensis. Mengenai masalah nenek moyang bangsa Indonesia ditemukan bukti-bukti baru bahwa kepulauan Indonesia dikuasai oleh ras austromelanesoid seitar tahun 10.000-4.000 SM. Ras ini melakukan migrasi dari laut cina selatan menuju Indonesia. Di Indonesia mereka melakuka perkawinan silang dengan masyarakat yang sudah ada yang kemudian mendiami daerah sakae,Filipina, dan papua. Pada waktu berikutnya indoesia dikunjungi oleh ras Austronesia pada masa neolithium yang akan datang dari yunon indo cina dengan perahu bercadik. Setelah sampai di Indonesia memperkenalkan bahasa baru dan alat-alat baru berupa kapak persegi dan kapak lonjong. Ras Austronesia masuk ke Indonesia secara bergelombang.
Gelombang pertama yaitu masa neolithikum sekitar tahun 1000 SM yang disebut proto melayu/melayu tua. Mereka datang dari daratan asia melalui teluk Tonkin masuk Indonesia dengan membawa budaya neolithikum. Budaya ini melalui dua jalur yaitu sabegai berikut.
1. Jalur utara yaitu kapak lonjong melalui teluk Tonkin,Taiwan,Filipina,Sulawesi,Maluku, dan papua.
2. Jalur selatan yaitu kapak persegi malalui semenanjung Vietnam,semenanjung malaka,pulau sumatera,jawa,nusa tenggara,Kalimantan, dan Sulawesi tengah. Mereka ini menurunkan orang-orang dayak,toraja,batak, dan papua.
Gelombang kedua pada zaman logam sekitar 500 SM yang disebut melayu muda atau deitero melayu. Mereka datang melalui daratan asia (yunan),Thailand,Malaysia barat masuk Indonesia dari arah barat menuju timur dengan membawa budaya dongson. Mereka ini menurunkan suku jawa,padang,bugis, dan melayu.




1 komentar: